Pengenalan

Diambil dari PUSKOM UNIMED http://www.unimed.in 

Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 1
:: TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan ini anda diharapkan dapat :
1. Menjelaskan pengertian umum komputer
2. Menjelaskan sejarah perkembangan komputer
3. Menjelasakan perkembangan komputer berdasarkan generasinya
4. Menjelasakan cara kerja komputer
5. Menjelasakan istilah-istilah yang berkaitan denga cara kerja komputer
6. Menjelasakan secara rinci tentang ke tiga komponen komputer
7. Menjelasakan secara rinci tentang ke pengolongan komputer
A. PENGERTIAN UMUM
Komputer berasal dari kata “To Compute” yang berarti menghitung. Jadi secara
umum komputer dapat disebut sebagai mesin hitung.
Dari beberapa definisi, dapat disimpulkan bahwa komputer adalah :
1. Alat elektronik
2. Dapat menerima input
3. Dapat mengolah data
4. Dapat memberikan informasi
5. Menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer
6. Dapat menyimpan program dan hasil pengolahan
7. Bekerja secara otomatis
B. SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER
Jika kita meninjau sejarah perkembangan komputer, maka kita tidak boleh terlepas
dari sejarah perkembangan alat hitung menghitung, karena pada prinsipnya
komputer itu sama saja dengan alat hitung.
Selanjutnya perkembangan alat menghitung itu dapat dimulai dengan dikenalnya
sejenis alat hitung yang dinamakan ABACUS (sempoa) di daratan Cina kira-kira
pada tahun 2000 sebelum masehi. Alat hitung ini kemudian dikenal juga oleh orangorang
di Timur Tengah dan bahkan sampai ke daratan Eropa.
Pada tahun 1617 John Napiar dari Scotlandia menemukan cara menghitung dengan
menggunakan bael bujur sangkar yang terdiri dari 9×9 kolom masing-msaing
berisikan angka 1 sampai angka 9 yang dikenal dengan nama NAPIER’S BONES.
Tahun 1621 ditemukan Slide rule yang merupakan arah maju pada alat hitung yang
bersifat mekanis.
Tahun 1642 Pascal seorang ahli matematika menciptakan mesin htung mekanis yang
kemudian dikenal dengan PASCAL’S ARITHMETIC MACHINE. Alat hitung ini
KEGIATAN BELAJAR – I
PENGENALANKOMPUTER
2 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
menggunakan alat sederhana yang berupa lempengan-lempengan bundar yang
mempunyai angka 0 sampai 9. Alat ini digunakan dengan memutar lempengan yang
berisi angka-angka tersebut.
Tahun 1674 Gotfriend Leibnitz seorang Jerman menciptakan mesin hitung yang
dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian. Alat ini kemudian dikenal
dengan nama LEIBNITZ CALCULATION MACHINE.
Tahun 1812 seorang Perancis, yaitu Charles Babbage berhasil menciptakan suatu
jenis mesin hitung yang dinakama BABBAGE CALCULATION MACHINE. Mesin
yang diciptakan Babbage ini telah menggunakan konsep yang ada pada komputer
sekarang ini.
Tahun 1890 Herman Hollerith dari Biro Sensus Amerika Serikat menciptakan mesin
punched card counting yang menggunakan punch card sebagai media datanya.
Penemuan punch card ini adalah merupakan penemuan yang gemilang dalam sejarah
komputer, sehingga Herman Hollerith dijuluki sebgai bapak komputer modern.
Tahun 1944 Howard Aiken dari Harvard University yang bekerja sama dengan
International Business Machine (IBM), berhasil membuat sebuah mesin komputer
yang mampu melaksanakan serentetan operasi aritmatika secara otomatis. Mesin ini
dinamakan MARK-I dan boleh dikatakan sebagai komputer pertama yang
diciptakan manusia.
C. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER
Dari masa ke masa selalu saja manusia menemukan sesuatu yang baru dan lebih
baik, begitu juga dengan penemuan teknologi komputer. Kemajuan-kemajuan yang
dicapai manusia telah mengubah bentuk dan efisiensi kerja dari komputer-komputer
tersebut, sehingga kita dapat membagi perkembangan teknologi komputer dalam
beberapa generasi sebagai berikut :
Komputer Generasi Pertama (1946 – 1959)
Komputer generasi pertama mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut :
.. Komponen yang dipergunakannya adalah tabung
hampa udara (Vacum tube) untuk sirkuitnya.
.. Program hanya dapat dibuat dengan bahasa
mesin : Assembler.
.. Ukuran fisik komputer besar, memerlukan
ruangan yang luas.
.. Cepat panas.
.. Proses kurang cepat.
.. Kapasitas penyimpanan kecil.
.. Memerlukan dya listrik yang besar.
.. Orientasi pada aplikasi bisnis.
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 3
Yang termasuk komputer generasi pertama antara lain :
– UNIVAC II (pabrik pembuatnya Sperry Rand – Univac)
– Datamatic 1000 (pabrik pembuatnya
Honeywell)
– Mark II, Mark III, IBM 702, IBM 704, IBM 709
(pabrik pembuatnya International Business
Machine)
– CRC, NCR 102A, NCR 102D (pabrik
pembuatnya National Cash Register)
– BIZMAC I, BIZMAC II (pabrik pembuatnya
RCA)
Komputer Generasi Kedua (1959 – 1964)
Komputer generasi kedua mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut :
.. Sirkutinya berupa transistor.
.. Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat
tinggi (high level language), seperti FORTRAN,
COBOL, ALGOL.
.. Kapasitas memori utama sudah cukup besar.
.. Ukuran fisik komputer lebih kecil dibandingkan
komputer generasi pertama.
.. Proses operasi sudah cepat.
.. Membutuhkan lebih sedikit daya listrik.
.. Berorientasi pada bisnis dan teknik.
Komputer generasi kedua diantaranya adalah :
– UNIVAC III, UNIVAC SS80, UNIVAC SS90,
UNIVAC 1107 9pabrik pembuatnya Sperry Rand-
UNIVAC)
– Burrouhgs 200 (pabrik pembuatnya Burroughs)
– IBM 7070, IBM 7080, IBM 1400, IBM 1600
– NCR 300 (pabrik pembuatnya National Cash
Register)
– Honeywell 400, Honeywell 800
– CDC 1604, CDC 160A (pabrik pembuatnya Control
Data Corporation)
– GE 635, GE 645, GE 200 (pabrik pembuatnya General Electric)
Komputer Generasi Ketiga (1964 – 1970)
Komputer generasi ketiga mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut :
.. Komponen yang digunakan adalah IC (Integrated
Circuits).
.. Peningkatan dari softwarenya.
4 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
.. Pemrosesan lebh cepat.
.. Kapasitas memori lebih besar.
.. Penggunaan listrik lebih hemat.
.. Bentuk fisik lebih kecil.
.. Harga semakin murah.
Komputer generasi ketiga diantaranya adalah :
– UNIVAC 1109, UNIVAC 9000
– Burroughs 5700, Burroughs 6700, Burroughs 7700
– GE 600, GE 235
– CDC 3000, CDC 6000, CDC 7000
– PDP-8, PDP-11 (pabrik pembuatnya Digital
Equipment Corporation)
Komputer Generasi keempat (1970 – 1990)
Komputer generasi keempat mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut :
.. Menggunakan Large Scale Integration (LSI).
.. Dikembangkan komputer mikro yang
menggunakan micro processor dan semiconductor
yang berbentuk chip untuk memori komputer.
Komputer generasi keempat diantaranya adalah :
– IBM 370
– Apple II
– IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PS/2, IBM
PC/386, IBM PC/486
– IBM Pentium II
Komputer Generasi kelima (sejak 1990 an)
Komputer generasi kelima sedang dalam
pengembangan. Komponen yang digunakan adalah
VLSI (Very Large Scale Integration).
Komputer pada generasi ini akan dikembangkan
komputer yang dapat menterjemahkan bahasa
manusia, bercakap-cakap dengan manusia, dapat
melakukan diagnosa penyakit yang lebih akurat, dsb.
Komputer Generasi Keenam (abad 21)
Komputer pada generasi ini diramalkan akan dapat berpikir dan mempunyai
perasaan seperti manusia. (Artificial Intelegence)
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 5
D. CARA KERJA KOMPUTER
Berdasarkan definisi komputer (to compute) maka dapat diambil kesimpulan bahwa
komputer merupakan sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat
menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output)
serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya. Jadi
cara kerja komputer dapat digambarkan sebagai berikut :
1. Input Device, adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk
memasukkan data ke dalam memori komputer, seperti keyboard, mouse, joystick
dan lain-lain.
2. Prosesor, adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas
komputer itu sendiri. Prosesor terdiri dari dua bagian utama, yaitu ;
• Control Unit (CU), merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol
semuaperangkat yang terpasang pada komputer, mulai dari input device
sampai output device.
• Arithmetic Logic Unit (ALU), merupakan bagian dari prosesor yang khusus
mengolah data aritmatika (menambah, mengurang dll) serta data logika
(perbandingan).
3. Memori adalah media penyimpan data pada komputer. Memori ini terbagi atas
dua macam, yaitu ;
• Read Only Memory (ROM), yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak
dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer.
Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada
ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara
lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk
mencek semua peralatan yang ada di unit sistem dan perintah untuk
menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada
aliran listrik. Tapi pada saat sekarang ini ROM telah mengalami
perkembangan dan banyak macamnya, al ;
a. PROM (Programable ROM), yaitu ROM yang bisa kita program kembali
dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat
lagi diprogram.
b. RPROM (Re-Programable ROM), merupakan perkembangan dari versi
PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulangkali sesuai
dengan yang diinginkan.
6 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
c. EPROM (Erasable Program ROM), merupakan ROM yang dapat kita hapus
dan program kembali, tapi cara penghapusannya dengan menggunakan
sinar ultraviolet.
d. EEPROM (Electrically Erasable Program ROM), perkembangan mutakhir
dari ROM dimana kita dapat mengubah dan menghapus program ROM
dengan menggunakan teknik elektrik. EEPROM ini merupakan jenis
yang paling banyak digunakan saat ini.
• Random Access Memori (RAM), dari namanya kita dapat artikan bahwa
RAM adalah memori yang dapat diakses secara random. RAM berfungsi
untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu (power
on) jika komputer kita matikan, maka seluruh data yang tersimpan dalam
RAM akan hilang. Tujuan dari RAM ini adalah mempercepat pemroses data
pada komputer. Agar data yang kita buat tidak dapat hilang pada saat
komputer dimatikan, maka diperlukan media penyimpanan eksternal,
seperti Disket, Harddisk, PCMCIA card dan lain-lain.
4. Otput Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan
keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau
keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak
yang lainnya.
E. KOMPONEN KOMPUTER
Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu ;
1. Hardware (perangkat keras),
merupakan peralatan fisik dari
komputer yang dapat kita lihat
dan rasakan. Hardware ini
terdiri dari :
a. Input/Output Device (I/O
Device) Terdiri dari
perangkat masukan dan
keluaran, seperti keyboard
dan printer.
b. Storage Device (perangkat
penyimpanan) Merupakan media untuk menyimpan data seperti disket,
harddisk, CD-I,dll.
c. Monitor /Screen Monitor merupakan sarana untuk menampilkan apa yang
kita ketikkan pada papan keyboard setelah diolah oleh prosesor. Monitor
disebut juga dengan Visual Display Unit (VDU).
d. Pheripheral merupakan peralatan tambahan pendukung dari komputer
seperti : kartu jaringan (network card), Grapich Card (card untuk
meningkatkan performa tampilan pada monitor), printer, speaker
e. Casing Unit Casing unit adalah tempat dari semua peralatan komputer, baik
itu motherboard, card, peripheral lain dan Central Procesing Unit (CPU).
Casing unit ini disebut juga dengan System Unit
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 7
f. Central Procesing Unit (CPU) Central Procesing Unit – prosessor adalah
salah satu bagian komputer yang paling penting, karena jenis prosesor
menentukan pula jenis komputer. Baik tidaknya suatu komputer, jenis
komputer, harga komputer, ditentukan terutama oleh jenis prosesornya.
Semakin canggih prosesor komputer, maka kemampuannya akan semakin
baik dan biasanya harganya akan semakin mahal
2. Software (perangkat lunak), merupakan program-program komputer yang
berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan sesuai dengan yang dikehendaki.
Program tersebutditulis dengan bahasa khusus yang dimengerti oleh komputer.
Software terdiri dari beberapa jenis, yaitu ;
• Sistem Operasi, seperti DOS, Unix, Linux, Novell,
OS/2, Windows, dll. – adalah software yang
berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat
yang terpasang pada komputer sehingga masingmasingnya
dapat saling berkomunikasi. Tanpa ada
sistem operasi maka komputer tak dapat
difungsikan sama sekali.
• Program Utility, seperti Norton Utility, Scandisk, PC
Tools, dll. Program utility berfungsi untuk membantu atau
mengisi kekurangan/kelemahan dari system operasi,
misalnya PC Tools dapat melakukan perintah format
sebagaimana DOS, tapi PC Tools mampu memberikan
keterang dan animasi yang bagus dalam proses
pemformatan. File yang telah dihapus oleh DOS tidak
dapat dikembalikan lagi tapi dengan program bantu hal ini dapat dilakukan.
• Program Aplikasi, seperti GL, MYOB, Payroll, dll. Merupakan program yang
khusus melakukan suatu pekerjaan tertentu, seperti program gaji pada suatu
perusahaan. Maka program ini hanya digunakan oleh bagian keuangan saja
tidak dapat digunakan oleh departemen yang lain. Biasanya program aplikasi
ini dibuat oleh seorang programmer komputer sesuai dengan
permintaan/kebutuhan seseorang/lembaga/perusahaan guna keperluan
interennya.
• Program Paket, seperti MS-Word, MS-Excel, Lotus
125, dll Adalah program yang disusun sedemikian
rupa sehingga dapat digunakan oleh banyak orang
dengan berbagai kepentingan. Seperti MS-Word,
dapat digunakan oleh departemen keuangan untuk
membuat nota, atau bagian administrasi untuk
membuat surat penawaran dan lain sebagainya.
• Bahasa Pemrograman, Pascal, Fortran, Clipper, dBase, dll. Merupakan
software yang khusus digunakan untuk membuat program komputer, apakah
itu sistem operasi, program paket dll. Bahasa pemrograman ini biasanya
dibagi atas 3 tingkatan, yaitu ;
8 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
a. Low Level Language, bahasa pemrograman generasi pertama, bahasa
pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya
menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya
saja
b. Midle Level Language, merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah
dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun
begitu masih sulit untuk di mengerti karena banyak menggunakan singkatan
singakatan seperti STO artinya simpan (singkatan dari STORE) dan MOV
artinya pindah (singkatan dari MOVE).Yang tergolong kedalam bahasa ini
adalah Assembler, ForTran (Formula Translator).
c. High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri
mudah dimengerti, karena menggunakan bahasa sehari-hari, seperti BASIC,
COBOL, dBase dll.
3. Brainware (User), adalah personil-personil yang terlibat langsung dalam
pemakaian komputer, seperti Sistem analis, programmer, operator, user, dll. Pada
organisasi yang cukup besar, masalah komputerisasi biasanya ditangani oleh
bagian khusus yang dikenal dengan bagian EDP (Electronic Data Processing), atau
sering disebut dengan EDP Departemen, yang dikepalai oleh seorang Manager
EDP.
F. PENGGOLONGAN KOMPUTER
1. Berdasarkan Prosesor
Berdasarkan prosesornya, komputer digolongkan ke dalam tiga bagian, yaitu
mainframe, minicomputer dan Personal Computer (PC). Penggolongan ini dalam
beberapa tahun mendatang akan semakin kabur dan mungkin akan hilang,
karena komputer mainframe dan mini mengalami perkembangan yang lambat,
sementara komputer PC berkembang terus dengan pesatnya.
a. Mainframe adalah komputer yang prosesornya mempunyai kemampuan
sangat besar, karena ditujukan untuk
banyak pemakai. Mainframe menyediakan
sedikit waktu dan sebagian memorinya
untuk setiap pemakai (user), kemudian
berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu
kembali kepemakai yang pertama.
Perpindahan ini tidak dirasakan oleh
pemakai, seolah-olah tidak ada apa-apa.
Mainframe disediakan untuk banyak
pemakai (multi user) dan setiap pemakai
dapat menggunakan program yang berbeda
pada saat yang sama (multitasking).
Komputer mainframe mempunyai CPU yang berada pada satu mesin sendiri,
mempunyai perangkat penyimpanan, komunikasi di satu mesin sendiri dan
dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan
monitor saja. Komputer jenis ini biasanya digunakan pada perusahaan yang
berskala besar, seperti kantor pusat penerbangan nasional. Komputer
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 9
mainframe saat sekarang kalah saing dengan komputer PC dengan teknologi
internet.
b. Minicomputer sebenarnya adalah
bentuk mini dari komputer mainframe.
Kalau mainframe dapat memiliki ribuan
terminal, komputer mini lebih terbatas
hanya sampai puluhan dan mungkin
hanya ratusan. Komputer mini
ditujukan untuk perusahaan yang tidak
begitu besar tetapi juga tidak begitu
kecil. Komputer mini cocok untuk
perguruan tinggi yang hanya memiliki satu atau dua fakultas, pabrik yang
produknya hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah setempat. Komputer
mini ini sekarang jarang dipakai, karena lebih fleksibel menggunakan
komputer PC dengan teknologi Local Area Networknya (LAN)
c. Personal Computer (PC) atau
komputer pribadi adalah komputer
yang ditujukan untuk satu pemakai
dengan satu pemakain program
aplikasi pada suatu saat. Oleh
karenanya, perangkatnya dapat
diringkas ke dalam satu mesin saja.
Komputer ini memiliki monitor,
keyboard dan CPU. Namun didalam CPU ini sebenarnya tidak hanya
terdapat prosesor saja, tetapi juga ada perangkat penyimpanan dan mungkin
saja dipasangi perangkat tambahan (periferal). Komputer jenis inilah yang
paling banyak digunakan, baik itu di rumah, kantor, lembaga kursus, sekolah
dll. Dengan menambahkan berbagai perangkat tambahan, komputer PC dapat
menandingi komputer mainframe dan mini, seperti telah dijelaskan diatas
2. Berdasarkan Bentuk dan Ukuran Fisik
a. Tower (menara) adalah yang biasanya diletakkan
disamping atau dibawah meja, karena ukurannya yang
relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini
biasanya banyak memiliki ruang didalamnya dan banyak
memiliki expansion slot (tempat untuk memasang card
tambahan), sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.
b. Desktop (meja) adalah komputer yang ukuran sedikit
lebih kecil dari dari Tower, tetapi biasanya diletakkan
di atas meja. Komputer ini paling banyak dipakai
karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan
dengan bentuk yang lain. Komputer yang kita pakai
sekarang ini adalah jenis desktop.
c. Portable (mudah dibawah-bawah) adalah komputer yang
ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, ka rena bagianbagiannya
dapat dirangkai menjadi satu kotak saja,
10 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
sehingga mudah dibawa kemana-mana. Komputer ini ditujukan bagi pemakai
yangsering bertugas dilapangan, misalnya insinyur yang bertugas
menyelesaikan suatu rumah atau peneliti yang mengumpulkan data dilokasi
yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang populer karena relatif besar
dan berat.
d. Notebook (buku catatan) adalah komputer yang
ukurannya sebesar buku catatan (yang banyak
dipakai pelajar dan mahasiswa Amerika) saja.
Notebook mempunyai ukuran yang sama dengan
kerta kuarto, yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1
hinggan 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg.
e. Subnotebook adalah komputer yang ukuran ada diantara
komputer notebook dan palmtop. Ukuran komputer ini
sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian
perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.
f. Palmtop adalah komputer yang dapat
digenggam, karena ukurannya yang
sangat kecil, kira-kira sedikit lebih kecil dibandingkan
kaset video Beta. Komputer ini sering disebut handheld
computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik
3. Berdasarkan Jenis Data yang Diolah
Komputer Berdasarkan Jenis Data yang diolah
Berdasarkan pada data yang diolahnya, komputer dapat dibagai atas tiga bagian,
yaitu ;
a. Komputer Analog digunakan untuk mengolah data kualitatif, bekerja secara
kontinu dan parallel, biasanya tidak memerlukan bahasa perantara. Contohnya
komputer yang digunakan dirumah sakit untuk mengukur suhu, kecepatan
suara, voltase listrik dll.
b. Komputer Digital digunakan untuk mengolah data kuantitatif (huruf, angka,
kombinasi huruf & angka, karakter-karakter khusus) biasanya memerlukan
bahasa perantara. Contohnya komputer PC dll.
c. Komputer Hybrid, merupakan kombinasi antara komputer analog dengan
digital. Contohnya Facsimile.
DAFTAR PUSTAKA
Computer History Museum. (2008). Timeline of Computer History, diakses pada 9
Januari 2008 – http://www.computerhistory.org/timeline
Sudirman, Ivan., Wahono, R. Satria. (2003). Sejarah Komputer, ilmukomputer.com
Yuhefizar.(2003). Tutorial Komputer dan Jaringan, ilmukomputer.com
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 11
LATIHAN :
1. Apa definsi dari komputer ?
2. Jelaskan ciri-ciri komputer berdasarkan perkembangannya pada :
a. Komputer generasi pertama
b. Komputer generasi kedua
c. Komputer generasi ketiga
d. Komputer generasi keempat
e. Komputer generasi kelima
f. Komputer generasi keenam
3. Jelaskan secara singkat proses kerja komputer
4. Jelaskan jenis – jenis hardware
5. Jelaskan jenis – jenis komputer
6. Jelaskan penggolongan komputer

Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 1
:: TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari kegiatan ini anda diharapkan dapat :
1. Menjelaskan pengertian malware
2. Menjelaskan jenis-jenis malware
3. Menjelaskan cara penyebaran malware
4. Menjelaskan cara penanggulangan malware
A. PENDAHULUAN
Hingga saat ini masih banyak diantara kita yang memiliki persepsi salah tentang
kata “virus komputer. Kata virus hampir selalu dipakai untuk menyebut programprogram
yang sengaja dibuat agar dapat merusak komputer tanpa sepengetahuan
pemilik komputer. Program semacam ini terkenal dengan malware (malicious
software). Virus adalah salah satu dari contoh malware. Selain virus, masih ada
worms, trojan, wabbit, dan lain-lain, yang juga bisa disebut malware.
B. JENIS-JENIS MALWARE & CARA PENYEBARANNYA
1. Virus
Inilah istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak yang
mengganggu komputer. Bisa jadi karena inilah tipe malware pertama yang muncul.
Isitilah ini pertama kali istilah digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di
Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa
persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses)
Virus bisa bersarang dibanyak tipe file. Tapi boleh dibilang, target utama virus
adalah file yang bisa dijalankan seperti EXE, COM, dan VBS, yang menjadi bagian
dari suatu perangkat lunak. Boot sector juga sering dijadikan sasaran virus untuk
bersarang. Beberapa file dokumen juga bisa dijadikan sarang oleh virus. Penyebaran
ke komputer lain dilakukan dengan bantuan pengguna komputer. Saat file yang
terinfeksi dijalankan dikomputer lain, kemungkinan besar komputer lain itu akan
terinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya dan kemudian
bersarang di sana. Bisa juga virus menyebar melalui jaringan peer-to-peer yang
sudah tak asing digunakan orang untuk berbagi file.
2. Worm
Worm alias cacing, begitu sebutannya. Kalau virus bersarang pada suatu program
atau dokumen, cacing-cacing ini tidak demikian. Cacing adalah sebuah program
yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri.
Hebatnya lagi, cacing bisa tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya.
KEGIATAN BELAJAR – II
MAL WARE (MALICIOUS SOFTWARE)
2 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
Melalui jaringan, cacing bisa “bertelur” di komputer-komputer yang terhubung
dalam suatu jaringan. Ia masuk dari suatu kerapuhan (vulerability) dari suatu
sistem, biasanya sistem operasi. Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm
memodifikasi beberapa pengaturan di sistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia
memasukkan diri dalam proses boot suatu komputer. Lainnya, mungkin mematikan
akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di sistem, dan tindakan lain.
Contoh: brontok, decoil, kangen dkk
3. Wabbit
Istilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit
tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang. Tetap berbeda
dengan worm yang menyebarkan diri ke komputer lain menggunakan jaringan,
wabbit menggandakan diri secara terus menerus di dalam sebuah komputer lokal
dan hasil penggandaan itu akan menggerogoti sistem. Kinerja komputer akan
melambat karena wabbit memakan sumbera daya yang lumayan banyak. Selain
memperlambat kinerja komputer karena penggunaan sumber daya tersebut, wabbit
bisa diprogram untuk memiliki efek samping yang efeknya mirip dengan malware
lain. Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.
4. Keylogger
Hati-hati kalau berinternet di warnet atau di kantor yang mempunyai aturan ketat.
Bisa saja pada komputer itu diinstali suatu perangkat lunak yang dikenal dengan
istilah keylogger yang mencatat semua tekanan tombol keyboard. Catatan yang
disimpan dalam suatu file yang bisa dilihat kemudian itu lengkap. Di dalamnya bisa
terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol dilakukan dan waktu
penekanan. Dengan cara ini, seseorang bisa mengetahui username, password, dan
berbagai informasi lain yang dimasukkan dengan cara pengetikan. Pada tingkat
yang lebih canggih, keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa file teks itu ke
seseorang. Tentu saja itu dilakukan tanpa sepengetahuan si korban. Pada tingkat ini
pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika pengguna komputer melakukan
tindakan tertentu. Misalnya begini. Ketika pengguna komputer membuka situs ebanking,
keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu
dengan harapan nomor PIN dapat dicatat. Keylogger ini cukup berbahaya karena
secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan oleh suatu website, password itu tetap
dapat diambil. Pasalnya, password itu diambil sebelum sempat dienkripsi oleh
sistem. Jelas dong. Keylogger merekam sesaat setelah password diketikkan dan
belum diproses oleh sistem.
5. Browser Hijacker
Tak akan terlupakan peristiwa runtuhnya World Trade Center di New York 9
September 2001. Kala itu, 2 pesawat yang dibajak dan ditabrakkan mengakibatkan
gedung kembar itu runtuh. Kedua pesawat harusnya berangkat dari Boston menuju
Los Angeles. Tapi oleh pembajak, pesawat diarahkan ke WTC dan ditabrakkan ke
sana. Tak berbeda, browser hijacker mengarahkan browser yang seharusnya
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 3
menampilkan situs yang sesuai dengan alamat yang dimasukkan ke situs lain. Itu
contoh akibat yang paling parah dari gangguan yang disebabkan oleh browser
hijacker. Contoh lain yang bisa dilakukan oleh pembajak ini adalah menambahkan
bookmark, mengganti home page, serta mengubah pengaturan browser. Bicara
mengenai browser di sini boleh yakin 100% browser yang dibicarakan adalah
Internet Explorer. Selain karena Internet Explorer adalah buatan Microsoft, raksasa
penghasil perangkat lunak yang produknya sering dijadikan sasaran serangan
cracker, Internet Explorer adalah browser yang paling banyak digunakan orang
untuk berinternet. Tak heran, Internet Explorer telah menyatu dengan Windows,
sistem operasi milik Microsoft yang banyak diserbu oleh cracker.
6. Troya (Trojan)
Sudah 10 tahun lamanya Yunani mengurung Troya. Taktik baru untuk mengalahkan
Troya pun dibuat. Yunani membangun sebuah patung kuda berukuran raksasa
untuk dihadiahkan kepada Troya. Padahal, di dalam patung itu, terdapat bala
tentara Yunani bersembunyi. Sementara, tentara Yunani yang mengurung Troya
bersembungi sehingga seolah-olah Yunani rela melepaskan Troya. Troya menerima
patung kuda itu dan diletakkan di dalam benteng. Tengah malam, pasukan Yunani
keluar dari patung kuda dan merengsek dan berhasil menduduki Troya. Istilah
Kuda Troya ini kemudian digunakan untuk malware yang seolah-olah merupakan
program yang berguna, yang menghibur, yang menyelamatkan, padahal di balik itu,
ia merusak. Kuda ini bisa ditunggangi oleh malware lain seperti virus, worm,
spyware. Troya dapat digunakan untuk menyebarkan atau mengkatifkan mereka.
Bisa saja suatu program dibuat seolah-olah adalah antivirus gratis. Memang program
itu menghapus suatu virus, tapi ternyata selain itu, ia juga memasukkan virus lain ke
dalam komputer. Bedanya dengan virus dan worm, Troya tidak dapat
menggandakan diri. Tapi virus atau worm yang “nebeng” di dalamnya bisa saja.
7. Spyware
Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirimkan informasi
tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu. Informasinya bisa
saja yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet,
seseorang, sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan
elektronik (e-banking), dan password suatu akun. Informasi tentang pola berinternet,
telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang
kerap dicari, obrolan ruang chat akan dimata-matai oleh si spyware. Selanjutnya,
informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela
pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya,
kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up
yang muncul akan menampilkan, misalnya, suatu situs yang berdagang kamera
digital. Adware adalah istilah untuk spyware yang begini. Penyebaran spyware
mirip dengan Trojan. Contohnya, Flashget. Ketika Flashget yang dipakai belum
diregister, Flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri ke
Internet, jalankan Flashget yang belum diregister, cuekin komputer beberapa saat,
pasti muncul jendela Internet Explorer yang menampilkan iklan suatu situs.
4 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
8. Backdoor
Ini namanya main belakang. Kepingin cepat dapat Surat Izin Mengemudi (SIM),
daripada lewat prosedur standar yang mengharuskan tes ini dan tes itu, mendingan
siapkan duit buat menyogok aparat. SIM cepat di dapat tanpa antre lama, tanpa tes
ini dan itu. Tidak berbeda dengan contoh bikin SIM, dengan melanggar prosedur,
malware berusaha masuk ke dalam sistem untuk mengakses sumber daya serta file.
Berdasarkan cara bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dapat dibagi
menjadi 2 grup. Grup pertama mirip dengan Troya. Mereka secara manual
dimasukkan ke dalam suatu program pada perangkat lunak dan kemudian ketika
perangkat lunak itu diinstal, mereka menyebar. Backdoor dalam grup ini dijalankan
sebagai bagian dari proses boot. Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang
mengubah komputer menjadi zombi yang mengirimkan spam. Backdoor lain
mampu mengacaukan lalu lintas jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack
password dan enkripsi, dan mendisitribusikan serangan distributed denial of service
(DDoS).
9. Dialer
Hati-hati apabila koneksi Internet di rumah Anda menggunakan dial-up. Andaikata
komputer yang digunakan, tak ada hujan tak ada badai, berusaha menghubungkan
diri ke Internet. Padahal tidak ada satu pun perangkat lunak yang dijalankan
membutuhkan koneksi, maka layaklah dicurigai. Komputer kemungkinan telah
terjangkit oleh malware yang terkenal dengan istilah dialer. Tambah parah lagi
karena dialer kadang mengganti nomor penyedia layanan Internet yang biasa
dihubungi dengan nomor penyedia layanan Internet lain yang biasanya nomor jarak
jauh, seringkali nomor luar negeri. Akibatnya, tagihan telepon menjadi melonjak tak
terkira. Buat apa menghubungkan diri ke Internet? Siapa yang diuntungkan? Dialer
menghubungkan komputer ke Internet guna mengirimkan informasi yang didapat
oleh keylogger, spyware atau malware lain ke seseorang yang memang bertujuan
demikian. Dia dan penyedia jasa teleponlah yang paling diuntungkan dengan dialer
ini.
C. CARA PENYEBARAN LAIN
Adapun cara penyebaran berbagai malware diatas , ialah dengan cara :
1. Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk
dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media
penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat
memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.
2. Jaringan ( LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu
virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung
virus.
Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi – 5
3. WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu “virus” yang akan
menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.
4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang
disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.
5. Attachment pada email, transfering file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email
attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email
untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian,
bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.
D. PENANGULANGANNYA
1. Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
• Gunakan antivirus yang anda percayai dengan update terbaru. Tidak perduli
apapun merknya asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka
komputer anda terlindungi. (AVG, Norton, Karspersky dll)
• Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan,
mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda
bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
• Jika anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan
antivirus anda dengan Firewall, Anti-spamming, dsb.
• Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2
buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.
• Untuk software freeware + shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari
situs resminya.
• Semampunya hindari membeli barang bajakan, gunakan software-software
open source.
2. Langkah-Langkah Apabila telah Terinfeksi
• Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di
disket, jaringan, email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada
baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel
atau mendisable sambungan internet dari control panel)
• Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda,
dengan cara: Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau
hilang dsb. Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto-protect
berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data
virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus
definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok
6 – Modul Teknologi Informasi dan Komunikasi
usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media
lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.
• Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan
mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara
untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi
perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus
dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
• Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat
ulang komputer anda .
DAFTAR PUSTAKA
_______. (2006). Malicous Software, diakses pada alamat
http://horizontalzine.blogspot.com
_______. (2008). Beda Trojan,Worm dan Virus diakses pada alamat :
http://feelcomz.wordpress.com/2008/01/20/beda-trojan-worm-danvirus/
_______. (2008). The different between Virus, Trojan, and Worm diakses pada alamat :
http://www.webopedia.com/DidYouKnow/Internet/2004/virus.asp
Cohen, Fred.(1992). Computers & Security, pp.641-652 PE Infection Tutorial For
eginner.Anvie
Muammar, Ahmad., WK. (2004). Mengenal Virus Komputer, ilmukomputer.com
LATIHAN :
1. Apa definsi dari malware?
2. Jelaskan secara rinci penggolongan malware dan cara penyebarannya
3. Jelaskan cara penanggulangan malware

MERAKIT SENDIRI KOMPUTER
Komponen perakit komputer
tersedia di pasaran dengan
beragam pilihan kualitas dan
harga. Dengan merakit
sendiri komputer, kita dapat
menentukan jenis komponen,
kemampuan serta fasilitas
dari komputer sesuai
kebutuhan.
Tahapan dalam perakitan
komputer terdiri dari:
A. Persiapan
B. Perakitan
C. Pengujian
D. Penanganan Masalah
Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta
menghindari permasalahan yang mungkin timbul.
Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari
komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem
komputer sesuai keinginan kita.
Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen
lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard
harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor,
modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk
perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang
disiapkan terdiri dari:
• Komponen komputer
• Kelengkapan komponen
seperti kabel, sekerup,
jumper, baut dan
sebagainya
• Buku manual dan referensi
dari komponen
• Alat bantu berupa obeng
pipih dan philips
• Software sistem operasi,
device driver dan program
aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari
elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan
switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang
dirakit.
Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device
driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan
komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.
Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
• Menggunakan gelang anti statis atau
menyentuh permukaan logam pada
casing sebelum memegang komponen
untuk membuang muatan statis.
• Tidak menyentuh langsung komponen
elektronik, konektor atau jalur
rangkaian tetapi memegang pada
badan logam atau plastik yang
terdapat pada komponen.
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1. Penyiapan motherboard
2. Memasang Prosessor
3. Memasang heatsink
4. Memasang Modul Memori
5. memasang Motherboard pada Casing
6. Memasang Power Supply
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8. Memasang Drive
9. Memasang card Adapter
10. Penyelesaian Akhir
1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk
pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard.
Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat
merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara
memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
Jenis socket
1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard,
umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki
prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara
prosessor dengan socket.
4. Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi
lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke
lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat
konduksi panas dari prosessor ke heatsink.
Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada
bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan
kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.
Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke
konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan
pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.
Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan
posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.
Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis
mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga
tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM
dan RIMM pada posisi lekukan
1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu
masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah
tepat terpasang.
5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara
pemasangannya sebagai berikut:
1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang
untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi
setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari
lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan
logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci
dengan sekerup.
6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum
disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Masukkan power supply pada rak di
bagian belakang casing. Pasang ke
empat buah sekerup pengunci.
2. HUbungkan konektor power dari
power supply ke motherboard.
Konektor power jenis ATX hanya
memiliki satu cara pemasangan
sehingga tidak akan terbalik. Untuk
jenis non ATX dengan dua konektor
yang terpisah maka kabel-kabel
ground warna hitam harus
ditempatkan bersisian dan dipasang
pada bagian tengah dari konektor
power motherboard. Hubungkan
kabel daya untuk fan, jika memakai
fan untuk pendingin CPU.
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang
kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di
motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada
motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada
konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port
tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port
lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse
harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker
internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard.
Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama
sebagai berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang
untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan
terlebih dahulu mengatur seting jumper
(sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive
dan casing lalu pasang sekerup penahan
drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive
dan konektor di motherboard (konektor
primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap
pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive
pastikan perbedaan seting jumper
keduanya yakni drive pertama diset
sebagai master dan lainnya sebagai
slave.
7. Konektor IDE secondary pada
motherboard dapat dipakai untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor
khusus floppy di motherboard
9. Sambungkan kabel power dari catu daya
ke masing-masing drive.
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan
SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card
adapter lainnya.
Cara memasang adapter:
1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian
elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di
motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10. Penyelessaian Akhir
1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau
poert serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone
bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk
memastikan lokasi port.
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup
BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara
dari speaker.
2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang
terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong
dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi
kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan
yang dimaksud oleh kode beep.
3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari
program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk
masuk ke program setup BIOS.
4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa
seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot
sequence.
5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan
urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau
CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya
antara lain:
1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch
atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum
pas ke slot/
3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan
pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: